Saat tanaman kacang panjang memasuki fase pertumbuhan generatif  (pembungaan dan pembuahan) yaitu usia 3-4 minggu, pemupukan perlu dilakukan agar proses pembungaan dan pembuahan dapat berlangsung dengan baik sehingga hasil panen dapat optimal.

Akan tetapi jika cara aplikasi pupuk tidak tepat justru akan menghambat pertumbuhan tanaman. Maka dari itu pemupukan kacang panjang harus dilakukan dengan tepat, baik itu tepat waktu, tepat jenis pupuk dan tepat dosis, berikut ini penjelasan selengkapnya :

Pemupukan kacang panjang pada fase generatif ini akan diaplikasikan dengan cara dikocor, karena dengan cara ini pupuk akan lebih cepat diserap oleh akar tanaman terlebih pada musim kemarau, dan juga berfungsi sebagai penyiraman. Aplikasi pupuk dengan cara dikocor juga lebih menghemat penggunaan pupuk.

Alat dan bahan

  • Pupuk NPK Phonska 15:15:15
  • Pupuk KNO3 putih dengan kandungan kalium nitrat, pupuk ini berfungsi untuk mempercepat proses pembungaan dan pembuahan dan juga meningkatkan kualitas buah.
  • Air
  • Ember untuk wadah
  • Gelas bekas air mineral untuk takaran aplikasinya

Dosis pupuk

Dosis pupuk kacang panjang pada fase generatif ini dihitung untuk takaran 16 liter air, yaitu 1,5-2 kg pupuk NPK Phonska dan 8-10 sendok makan KNO3 putih. Campurkan pupuk ke dalam air kemudian aduk hingga benar-benar larut.

Cara aplikasi

Sebelum pupuk diaplikasikan, gemburkan terlebih dahulu tanah di sekitar pangkal tanaman.

Kocorkan pupuk melingkar di sekitar pangkal tanaman dengan dosis 1 gelas air mineral per tanaman, dan untuk tanaman yang pertumbuhannya kurang baik bisa diberi 2 gelas pupuk.

Pemberian pupuk dilakukan rutin dengan interval 1 minggu sekali.

Demikian ulasan mengenai pemupukan kacang panjang, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih kacang panjang, pupuk maupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN