Bagi petani yang sudah berpengalaman, kasus buah mangga pecah bukanlah kasus yang luar biasa, berbeda dengan para petani yang masih pemula. Kasus buah mangga pecah ini biasanya terjadi saat proses pembesaran buah.

Buah yang sudah terlanjur pecah umumnya akan sulit masak. Terbukanya kulit dan daging buah tak jarang menyebabkan hama ataupun jamur datang sehingga menyebabkan buah yang terlanjur pecah menjadi busuk.

Pecah buah mangga ini selain terjadi karena faktor alam seperti cuaca yang tidak menentu juga disebabkan karena beberapa hal, diantaranya adalah suplai air yang berlebihan serta tidak teratur dan unsur hara nitrogen yang berlebihan.

Untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasi buah mangga pecah di pohon beserta penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:

  1. Suplai air yang berlebihan dan tidak teratur

Terlalu banyak penyiraman/suplai air yang berlebihan dan tidak teratur pada musim kemarau saat tanaman memasuki fase generatif atau berbuah.

Suplai air yang berlebihan juga dapat terjadi pada saat musim hujan. Bisa karena lahan yang mengalami kebanjiran dan lahan tergenang sehingga tanaman terpaksa menyerap air berlebih, maka terjadilah proses osmosis, sehingga menyebabkan sel pada kulit atau daging buah pecah.

Agar tidak terjadi buah pecah, pemberian air khususnya pada fase generatif hendaknya dilakukan secara teratur dan tidak berlebihan, dan sebaiknya dilakukan pada sore hari. Sedangkan pada saat musim hujan, buatlah sistem drainase yang baik agar lahan tidak tergenang atau kebanjiran.

  1. Pupuk Nitrogen yang berlebihan

Kelebihan unsur Nitrogen (N), dan kekurangan unsur kalium (K) dan posphate (P) sehingga K dan P tidak dapat mengimbangi kelebihan unsur N tersebut, hal ini dapat menyebabkan elastisitas kulit buah menjadi berkurang. Pecah buah ini terjadi karena saat buah terpacu untuk besar akan tetapi elastisitas kulit buahnya berkurang.

Pada fase generatif/pembuahan, pupuk N hendaknya dikurangi, sedangkan pupuk P dan K perlu ditambah.

Untuk itu pupuklah tanaman mangga menggunakan pupuk MKP dan pupuk Kalsium. Adapun dosisnya adalah setengah sendok makan pupuk kalsium dan setengah sendok makan pupuk MKP, dosis tersebut untuk dilarutkan pada 2 liter air.

Cara aplikasi pupuk ini dilakukan dengan dikocor dengan interval 6-7 hari sekali dan dilakukan pada sore hari.

Demikian ulasan mengenai cara mengatasi buah mangga pecah di pohon, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit mangga, pupuk, pestisida ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Tabulampot Bali