Sekam bakar/arang sekam yang dimanfaatkan sebagai media tanam didapatkan dari proses pembakaran dengan teknik pembakaran tidak sempurna.

Pembakaran sekam padi bertujuan untuk meningkatkan kandungan karbon dan unsur hara dalam sekam padi. Untuk menjaga kandungan hara dalam sekam diperlukan teknik pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan arang sekam, bukan abu sekam. Sebab pembakaran sempurna yang menghasilkan abu sekam justru menghilangkan kandungan hara pada sekam padi tersebut.

Berikut ini manfaat arang sekam sebagai media tanam :

 Meningkatkan pH tanah

pH tanah adalah tingkat keasaman atau kebasaan suatu benda yang diukur dengan skala pH antara 0 hingga 14. Suatu benda dikatakan bersifat asam jika angka skala pH kurang dari 7 dan disebut basa jika skala pH lebih dari 7. Jika skala pH adalah 7 maka benda tersebut bersifat netral, tidak asam maupun basa. Kondisi tanah yang paling ideal untuk tumbuh dan berkembangnya tanaman adalah tanah yang bersifat netral.

pH arang sekam cukup tinggi, yaitu antara 8,5 sampai 9.0 sehingga sangat baik digunakan untuk meningkatkan pH pada tanah asam.

Menjaga kondisi tanah tetap gembur

Arang sekam jika digunakan sebagai campuran media tanam bisa bermanfaat untuk menjaga kondisi tanah tetap gembur, karena memiliki porositas tinggi dan ringan.

Mengisolasi penyakit dan menyerap racun di dalam tanah

Di dalam tanah terdapat racun dan penyakit yang merugikan tanaman, akan tetapi sebelum racun dan penyakit tersebut menyerang tanaman sudah diikat dan diserap oleh arang sekam, atau dengan kata lain arang sekam bermanfaat sebagai absorban untuk menekan jumlah mikroba patogen.

Mengikat unsur hara

Arang memiliki pori-pori yang banyak, oleh karena itu meskipun bentuknya besar arang tetap ringan, tak terkecuali arang sekam.

Pori-pori tersebut berfungsi untuk mengikat dengan cara menyerap unsur hara, dan jika unsur hara sudah diserap maka saat disiram, unsur hara tidak larut terbawa air.

Pori-pori tersebut juga menjadi tempat hidup dan berkembang biak mikroba/ mikroorganisme yang berguna bagi tanaman, Sehingga memacu pertumbuhan mikroorganisme yang berguna bagi tanaman, yang mana mikroba tersebut sebagai pengurai bahan-bahan organik menjadi nutrisi dan unsur hara yang bermanfaat untuk tanaman.

Menjaga sirkulasi udara pada media tanam

Akar menjadi salah satu bagian penting dalam pertukaran gas oksigen dan karbondioksida yang dibutuhkan tumbuhan. Walaupun letaknya di dalam tanah, bukan berarti udara tidak dapat menembus akar.

Tumbuhan akan membutuhkan o2(oksigen) dan mengeluarkan CO2. Begitu jg dengan manusia dan makhluk hidup lainnya membutuhkan O2 dan mengeluarkan CO2.

Nah, dengan menambahkan arang sekam pada media tanam maka kegemburan tanah akan terjaga sehingga sirkulasi udara akan lancar.

Untuk menjaga kegemburan tanah sebenarnya banyak hal yang bisa dilakukan seperti mencangkul tanah, akan tetapi jika hanya dicangkul lama kelamaan tanah akan memadat kembali, berbeda dengan jika menambahkan arang sekam, karena menurut sebuah penelitian bahwa arang tidak mudah lapuk dan bisa bertahan dalam waktu yang lama bahkan ratusan tahun. Dengan demikian kegemburan tanah akan tetap terjaga sehingga tanaman akan tumbuh optimal.

Meningkatkan daya serap dan daya ikat tanah terhadap air

Arang sekam yang ditambahkan pada media tanam dapat meningkatkan daya serap dan daya ikat tanah terhadap air, sehingga kebutuhan air bagi tanaman tetap terjaga.

Memperbaiki tanah yang rusak akibat kontaminasi bahan kimia

Caranya yaitu masukkan atau campurkan arang sebanyak-banyaknya pada tanah yang rusak karena terkontaminasi bahan kimia.

Demikian manfaat arang sekam sebagai media tanam yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih, bibit, pupuk, pestisida dan perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com