Sebelum memulai membudidayakan kambing, terlebih dahulu anda harus mengetahui jenis kambing yang akan dibudidayakan tersebut, Karena dengan mengetahui jenis kambing, anda akan mengetahui cara perawatan yang tepat sehingga meminimalkan kegagalan dalam budidaya yang bisa mengakibatkan kerugian.

Secara umum jenis kambing yang ada di Indonesia dibedakan berdasarkan 3 hal, yaitu jenis lokal, kambing luar/impor dan campuran/persilangan dari keduanya. Berikut penjelasannya :

Kambing lokal

Jenis kambing lokal yang paling banyak dikenal masyarakat adalah kambing kacang. Meskipun posturnya kecil jika dibandingkan kambing luar, kambing kacang termasuk hewan ternak yang tangguh. Kemampuan adaptasinya terhadap penyakit dan iklim tropis tak diragukan lagi.

Kambing kacang juga tidak rewel, dengan perawatan seadanya kambing ini masih bisa berkembang dengan baik. Reproduksinya gampang dan cukup produktif. Pakannya pun tidak sulit, kambing ini menyukai banyak jenis hijauan. Jenis ini sangat cocok dengan kebiasaan para petani/peternak tradisional yang memelihara kambing sebagai sampingan. Tidaklah heran bila kebanyakan petani memilih ternak kambing kacang.

Kambing impor

Kambing impor atau kambing luar yaitu kambing yang didatangkan dari luar negeri. Biasanya didatangkan untuk meningkatkan efisiensi usaha ternak kambing. Ada yang didatangkan secara resmi oleh pemerintah, ada juga yang dilakukan para peternak atau pehobi.

Jenis-jenis kambing impor yang banyak terdapat di Indonesia diantaranya kambing etawa yang didatangkan dari India, kambing boer yang didatangkan dari Afrika Selatan dan kambing saanen didatangkan dari Swis. Kambing-kambing ini memiliki postur tubuh yang relatif lebih besar dibanding kambing lokal. Beberapa diantaranya seperti kambing etawa dan kambing saanen merupakan penghasil susu yang produktif.

Kelemahan kambing-kambing impor ini daya adaptasinya terhadap iklim di Indonesia kurang begitu baik. Keadaan ini banyak disiasati dengan mencoba menyilangkannya dengan kambing lokal.

Kambing campuran

Kambing campuran merupakan hasil persilangan antara kambing lokal dengan kambing impor.  Para peternak dan balai-balai penelitian pemerintah mencoba menyilangkan kambing-kambing ini dengan tujuan mendapatkan sifat unggul dari kambing impor dan ketahanan kambing lokal.

Jenis-jenis kambing campuran yang paling banyak dikenal masyarakat antara lain peranakan etawa (PE) dan kambing jawarandu. Kambing peranakan etawa didapatkan dari hasil silangan kambing etawa dengan kambing kacang. Sedangkan kambing jawarandu merupakan hasil silangan antara peranakan etawa dengan kambing kacang.

Baru-baru ini Puslitbangnak Kementerian Pertanian merilis hasil silangan antara kambing boer dengan kambing kacang yang dinamakan kambing Boerka. Kambing jenis ini diklaim memiliki tubuh yang bongsor seperti kambing boer dan daya adaptasi sebaik kambing kacang. Peternak pun tidak perlu risau dengan masalah perawatan, karena merawat kambing ini semudah merawat kambing kacang.

Sebenarnya masih banyak jenis kambing yang ada di Indonesia, akan tetapi kami hanya menyebutkan jenis kambing yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat.

Anda bisa bergabung dengan komunitas peternak (Komunitas HCS) untuk sharing mengenai budidaya ternak ikan, ternak unggas ataupun ternak lainnya, klik di sini untuk bergabung.

Semoga bermanfaat.

Sumber : Channel Youtube Tips Pendidikan