Dalam budidaya tanaman, langkah awal yang perlu dipersiapkan adalah bibit tanaman tersebut, tak terkecuali dalam membudidayakan tanaman buah kelengkeng.

Pembibitan/perbanyakan tanaman kelengkeng terbagi menjadi 2 yaitu generatif dan vegetatif. Pembibitan secara generatif adalah pembibitan melalui penyemaian biji, sedangkan pembibitan secara vegetatif adalah selain menggunakan biji seperti cangkok, stek, grafting, okulasi dan sebagainya.

Pada artikel kali ini kita tidak akan membahas mengenai pembibitan tanaman kelengkeng secara keseluruhan, akan tetapi hanya pembibitan menggunakan metode stek saja.

Metode stek ini dipilih karena cukup mudah untuk dilakukan dan lebih hemat dalam menggunakan entres dari tanaman induk.

Untuk lebih jelasnya silakan simak Cara Stek Tanaman Buah Kelengkeng pada artikel berikut ini.

Siapkan alat dan bahan

  • Ranting atau dahan tanaman buah kelengkeng yang sehat, terhindar dari serangan hama dan penyakit dan juga merupakan tanaman yang produktivitasnya baik.
  • Rendam pangkal batang yang akan distek menggunakan air yang telah dicampur dengan Rootone F selama 12 jam. Rootone F adalah salah satu ZPT yang banyak dipakai karena terbukti efektif merangsang, mempercepat pertumbuhan akar dan memperbanyak akar pada tanaman. Rootone f ini berbentuk serbuk berwarna putih.
  • Media tanam stek berupa campuran tanah, arang sekam dan kompos.
  • Wadah media tanam berupa gelas plastik bekas air mineral atau wadah sejenis lainnya.

Langkah-langkah penyetekan

Campurkan media tanam berupa tanah, arang sekam dan kompos dengan perbandingan 1:1:1, tambahkan sedikit pasir dan aduk hingga merata.

Masukkan media tanam tersebut ke dalam wadah yang telah disiapkan, yaitu berupa gelas plastik bekas air mineral atau wadah sejenis lainnya.

Potong ujung batang/ranting tanaman kelengkeng yang akan distek dengan panjang kurang lebih 20 -30 cm, pangkas daunnya akan tetapi sisakan beberapa daun untuk mempercepat pertumbuhan.

Sayat kulit batang pada pangkal batangnya hingga terkelupas dengan beberapa sayatan.

Oleskan obat stek rootone f yang telah dicampur dengan sedikit air hingga menjadi pasta pada pangkal batang yang telah disayat, diamkan hingga mengering.

Setelah kering, tancapkan batang stek pada media yang telah disiapkan, sedikit padatkan agar batang stek erat tertanam dan tidak goyang, kemudian siram media menggunakan air cukup hingga media lembab saja.

Sungkup menggunakan plastik transparan, ikat sungkup pada gelas plastik wadah media menggunakan tali karet.

Letakkan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Setelah stek berumur kurang lebih 3-4 minggu, biasanya sudah mulai tumbuh tunas dan akar, akar akan terlihat jika wadah penyetekan menggunakan gelas bekas air mineral atau wadah transparan.

Demikian ulasan mengenai cara stek tanaman buah kelengkeng, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit kelengkeng ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Tanaman Buah