Untuk menyediakan bibit kopi bermutu yang tepat jenis, tepat waktu dan dalam jumlah banyak dapat dilakukan dengan beberapa langkah, salah satunya adalah sambung pucuk atau grafting.

Sambung pucuk/grafting merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif buatan yang sudah lama dikenal dan digunakan masyarakat luas untuk memperbaiki sifat tanaman baik sifat yang berkaitan kualitas ataupun yang berkaitan dengan kuantitas.

Pada prinsipnya, grafting adalah menggabungkan dua bagian tanaman (organ dan jaringannya) yang masih hidup sedemikian rupa sehingga keduanya dapat bergabung menjadi satu tanaman yang utuh yang memiliki sifat kombinasi antara dua organ atau jaringan yang digabungkan tersebut.

Dua bagian tanaman yang disatukan pada umumnya adalah batang bawah dan batang atas. Bagian batang bawah yang memiliki perakaran dan menerima sambungan disebut dengan rootstock, understock, ataupun stock. Bagian atas yang digunakan untuk menyambung disebut dengan scion. Scion dapat berupa potongan batang atas/entres (cutting) atau juga dapat berupa mata tunas tanaman. Jika scion yang digunakan adalah cutting, maka disebut dengan grafting. Namun jika scion yang digunakan adalah mata tunas, maka disebut dengan penempelan, budding, atau okulasi.

Berikut ini tahapan Cara Sambung Pucuk Pohon Kopi :

Dalam pembuatan bibit kopi melalui grafting ada dua bagian penting yang harus siap dalam waktu bersamaan, bagian yang pertama adalah batang bawah yang bertugas untuk bertanggung jawab dalam sistem perakaran dan yang kedua adalah batang atas yang didapatkan dari pohon induk untuk kemudian disambungkan ke batang bawah.

PERSIAPAN ALAT DAN BAHAN

  • Pisau okulasi, cutter, silet, atau pisau apa saja asalkan tajam dan steril
  • Plastik sungkup
  • Plastik PE 02 atau plastik es lilin untuk mengikat sambungan
  • Batang bawah dan batang atas

PERSIAPAN BATANG BAWAH

Batang bawah yang digunakan untuk grafting pada pohon kopi adalah bibit tanaman kopi yang berasal dari persemaian biji yang telah berumur sekitar 2 tahun , bibit bisa ditanam di polybag atau ditanam pada lahan.

Salah satu bibit kopi untuk batang bawah yang baik untuk digunakan adalah kopi jenis brio, karena kopi jenis ini mempunyai perakaran yang sangat kuat dan juga pada saat musim kemarau tanaman tidak tidak mudah mati karena memiliki perakaran yang banyak.

Pilihlah bibit kopi yang sehat, pertumbuhannya bagus, batang tegak dan kokoh.

PERSIAPAN BATANG ATAS/ENTRES

Pohon induk yang akan diambil batang atasnya/entres harus berasal dari varietas unggul, produktif, sehat serta terbebas dari serangan hama dan penyakit.

Ambil entres dari pohon induk berupa cabang yang ujungnya tidak sedang tumbuh ( tidak terdapat daun muda/cabang dorman), sudah mulai muncul mata tunas yang nantinya akan menjadi tunas baru.

Potong entres pilihan kemudian pangkas semua daunnya untuk mencegah penguapan yang tinggi. Pada saat pemangkasan daun lakukanlah dengan hati-hati agar tidak mengenai mata tunas, karena mata tunas berada pada ketiak daun untuk itu sisakan sedikit tangkai daun untuk melindungi mata tunas tersebut. Untuk satu potongan entres cukup dengan satu ruas saja.

TAHAP PENYAMBUNGAN/GRAFTING

  • Potong batang bawah diatas percabangan ke 4 atau pada ketinggian bibit sekitar 1 meter dari permukaan tanah. Pangkas daun dan cabang yang tidak perlu, sisakan percabangan paling bawah agar batang bawah tetap dapat tumbuh dengan baik, terutama pada saat musim kemarau. Usahakan pemotongan cukup sekali saja agar batang tidak memar.
  • Batang bagian bawah dibelah sekitar 2 cm dengan menggunakan pisau atau cutter dengan posisi belahan agak menyamping sekitar 1/3 bagian batang.
  • Entres yang sudah siap untuk disambungkan kemudian disayat kanan kirinya agar membentuk lancip seperti baji, panjang entres kira-kira 15 cm, luka sayatan harus rata agar nantinya entres dapat menempel sempurna pada batang bawah usahakan pula agar kambium bertemu kambium dan kulit juga bertemu dengan kulit.
  • Sisipkan pada belahan batang bawah, upayakan ukuran batang atas dan bawah kurang lebih sama, usahakan sambungan serapat mungkin dan tidak terdapat rongga
  • Kemudian ikat sambungan, jika menggunakan plastik es untuk mengikat maka ditarik terlebih dahulu agar memanjang kemudian dibelah menggunakan cutter/pisau.
  • Ikat sambungan menggunakan plastik PE atau plastik es tersebut, dengan cara melilitnya yang dimulai dari bagian bawah ke atas, rapatkan dan perkuat ikatan agar entres tidak mudah goyah.
  • Sungkup entres menggunakan plastik es, jika kurang panjang plastik bisa ditarik dan disesuaikan dengan panjang entres yang akan disungkup. Ikat bagian bawah plastik sungkup untuk menjaga kelembaban agar entres tidak kering, dan menjaganya dari sinar matahari dan hujan.

Dalam waktu 3 minggu jika penyambungan berhasil biasanya akan tumbuh tunas-tunas baru yang muncul dari ketiak-ketiak daun, pada saat ini plastik sungkup sudah dapat dibuka. Sedangkan tali pengikat sambungan dapat dibuka setelah sambungan benar-benar melekat sempurna atau sekitar 2 bulan sejak penyambungan.

Demikian ulasan mengenai Cara Sambung Pucuk Pohon Kopi, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit, benih, pupuk, pestisida maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Agro Toko