Dalam pemupukan tanaman buah salah satunya jeruk harus memperhatikan beberapa hal, diantaranya tepat jenis pupuk, tepat dosis dan tepat waktu.

Sebelum masuk pada pembahasan selanjutnya terlebih dahulu perlu diketahui bahwa pertumbuhan tanaman memiliki 2 fase yaitu fase vegetatif dan fase generatif.

Tanaman jeruk yang sudah melewati fase pertumbuhan vegetatif atau pertumbuhan akar, tunas, batang dan daun akan memasuki fase generatif atau masa berbunga dan berbuah.

Jika tanaman jeruk sudah memasuki fase generatif akan tetapi tidak tumbuh bunga, bahkan yang tumbuh adalah tunas dan pupus baru, hal itu salah satunya disebabkan oleh pemberian pupuk dengan kandungan unsur hara nitrogen (N) yang berlebihan, sehingga pertumbuhan vegetatif tidak terkendali. Maka dari itu ketika tanaman sudah memasuki fase vegetatif pemberian pupuk dengan kandungan nitrogen (N) harus dikendalikan.

Artinya pemberian pupuk pada tanaman harus disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman. Dan pada artikel ini akan kita ulas mengenai cara pemupukan tanaman jeruk pada fase generatif agar tanaman cepat berbunga dan berbuah.

Tanaman dalam fase pertumbuhan generatif sangat memerlukan pupuk dengan kandungan unsur hara P dan K yang dapat diperoleh dari pupuk MKP ( Mono Kalium Phosphate ).

Pupuk MKP ini memiliki kandungan 2 unsur hara yang cukup tinggi yaitu P ( Phosphate) 52% dan K (Kalium) 34%, pupuk ini berwarna putih dengan bentuk seperti kristal. Sangat cocok digunakan untuk pemupukan buah-buahan dan sayuran buah seperti tomat, cabe, melon, semangka, strawberry, kentang, mangga, anggur, kelengkeng, jeruk dan sebagainya.

Pupuk ini sangat bermanfaat bagi tanaman saat memasuki fase generatif, manfaat dari pupuk ini antara lain :

  • Merangsang pertumbuhan akar.
  • Merangsang pembungaan.
  • Merangsang buah.
  • Mencegah bunga dan buah rontok.
  • Membantu pembesaran umbi pada tanaman kentang, wortel, bawang merah, talas dll.
  • Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit.
  • Meningkatkan kualitas buah

Adapun dosis dan cara aplikasi pupuk MKP pada tanaman adalah sebagai berikut :

  1. Aplikasi Dengan Penyemprotan

Larutkan pupuk MKP sebanyak 3 gr/liter air. Semprotkan secara merata pada daun dan batang tanaman. Lakukan penyemprotan saat tanaman telah memasuki masa generatif (pembungaan).

  1. Aplikasi Dengan Pengocoran

Larutkan pupuk MKP sebanyak 5 gr/liter air dan kocorkan pada akar tanaman dengan dosis 250 ml/tanaman. Waktu pengaplikasiannya dilakukan setiap 10-14 hari sekali.

Jika unsur hara pada fase generatif terpenuhi maka tanaman jeruk akan lebih cepat tumbuh bunga dan berbuah.

Demikian ulasan mengenai Cara Pemupukan Tanaman Jeruk, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman jeruk, pupuk maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Sumber : Channel Youtube Hortikultura Nusantara