Klorin (kaporit) merupakan bahan kimia yang digunakan PDAM untuk menjernihkan air. Selain itu, klorin juga bekerja sebagai desinfektan yang digunakan untuk mencegah dan mematikan bakteri penyebab penyakit yang menyebar di dalam air tersebut. Diantaranya untuk mematikan bakteri yang mengganggu saluran pencernaan dan mengakibatkan terjadinya penyakit seperti bakteri E.coli atau Giardia.

Meski tujuannya sebetulnya baik, akan tetapi penggunaan klorin pada pertanian organik perlu dibatasi penggunaannya. Apakah kandungan klorin dalam air berbahaya bagi tanaman? Sebenarnya klorin ini tidak berbahaya bagi tanaman bahkan klorin tersebut merupakan salah satu unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman.

Akan tetapi dalam pertanian yang menerapkan metode organik yang mana dalam prakteknya banyak menggunakan mikroorganisme, penggunaan air yang mengandung klorin harus dihindari, misalnya dalam penggunaan pupuk organik cair jika dicampurkan dengan air yang mengandung klorin maka dikhawatirkan mikroorganisme di dalamnya akan ikut mati.

Maka dari itu sebelum air PDAM yang mengandung klorin digunakan untuk pertanian organik, seperti dalam pemupukan misalnya, terlebih dahulu air tersebut harus dinetralkan dari kandungan klorin sehingga aman untuk digunakan.

Selain itu bagi anda yang memelihara ikan hias, sebelum menggunakan air PDAM yang mengandung klorin diharuskan menetralkannya terlebih dahulu, karena dapat mengakibatkan pertumbuhan ikan terganggu, bahkan sakit dan mati.

Adapun Cara Menetralkan Air PDAM dari Klorin paling tidak ada 4 cara yang bisa dilakukan, berikut ini penjelasan selengkapnya.

  1. Mengendapkan air

Cara pertama yang dapat dilakukan untuk menetralkan klorin adalah dengan mengendapkan atau mendiamkan air minimal selama 1×24 jam sebelum digunakan. Hal ini dapat dilakukan karena klorin merupakan salah satu unsur kimia yang mudah sekali menguap, sehingga jika dibiarkan dalam waktu yang lama maka kandungan klorin dalam air lama kelamaan akan habis, terlebih jika terpapar oleh sinar matahari secara langsung maka proses penguapan klorin akan jauh lebih cepat.

  1. Menggunakan aerator

Aerator adalah sebuah mesin penghasil gelembung udara yang fungsinya untuk menggerakkan air di dalam aquarium agar airnya kaya akan oksigen terlarut yang mana sangat dibutuhkan oleh semua ikan air tawar dan air laut, kecuali beberapa jenis ikan, seperti cupang, gurami, dll tidak memerlukannya.

Aerator ini dapat digunakan untuk mempercepat proses penguapan klorin dalam air PDAM. Caranya adalah dengan melakukan aerasi selama 1-3 jam, dan setelah itu air siap untuk digunakan karena sudah terbebas dari kandungan klorin. Selain itu dengan menggunakan aerator ini, dapat meningkatkan kadar oksigen dalam air sehingga akan sangat bagus untuk tanaman.

Aerator ini cukup mudah untuk ditemukan terutama di toko-toko ikan hias dan dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari harga 25.000 dan seterusnya.

  1.   Menggunakan obat anti klorin

Anti klorin ini banyak tersedia di toko-toko ikan hias dengan harga yang cukup murah berkisar antara 5-10 ribu. Anti klorin ini tersedia dalam bentuk cair dan kristal. Cara penggunaannya cukup mudah dan cepat yaitu tinggal mencampurkannya dengan air dan mengaduknya hingga merata dan air siap digunakan. Adapun dosis dan cara lengkap penggunaannya sudah tertera pada label kemasan.

  1.   Menggunakan daun ketapang

Daun ketapang yang dapat digunakan adalah daun ketapang yang telah kering atau dikeringkan hingga benar-benar kering. Cara penggunaannya adalah dengan cara merendam daun ketapang ini pada air yang akan dinetralkan klorinnya. Daun ketapang dapat menetralkan klorin dalam air PDAM karena sifat asam dalam daun ketapang yang dapat menetralkan basa pada air yang mengandung klorin.

Yang perlu diperhatikan dalam penggunaan daun ketapang ini adalah air akan menjadi keruh, sehingga bagi anda yang akan menggunakannya untuk budidaya ikan hias, perlu mempertimbangkan untuk menggunakan daun ketapang untuk menetralkan air dari klorin.

Demikian ulasan mengenai Cara Menetralkan Air PDAM dari Klorin, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli pupuk, pestisida, bibit, benih ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube Lombok Organik