Singkong merupakan salah satu tanaman populer di Indonesia, dan telah banyak dibudidayakan oleh para petani. Selain proses penanamannya yang mudah, budidaya singkong juga memberikan banyak keuntungan bagi para petani.

Berikut ini kami paparkan cara menanam singkong agar hasil maksimal.

  1. Buat gundukan ( seperti bedengan namun lebih tinggi ) dengan lebar 1,5 m dan tinggi 60-70 cm, buat lajur gundukan dari timur ke barat, supaya cahaya matahari masuk dalam sistem penanaman itu, karena sifat tanaman singkong harus mendapatkan sinar matahari secara maksimal.
  2. Pilihlah bibit yang berkualitas baik, yaitu bibit dari batang yang tua, biasanya dari satu batang pohon singkong diambil 3 potong bagian paling bawah (pangkal) dengan panjang masing-masing 20 cm
  3. Cara pemotongan batang untuk bibit pun harus diperhatikan, sebaiknya jangan menggunakan gergaji, melainkan menggunakan parang atau sejenisnya. Teknik memotongnya yaitu, balik batang pohon singkong dengan bagian pangkal diatas, pegang dengan tangan kiri, potong 3 bagian pada pangkal menggunakan parang
  4. Lukai pangkal setiap potongan batang dengan 3 bacokan sebagai perangsang tumbuhnya akar yang nantinya akan menjadi umbi, sehingga dengan pola seperti ini kita bisa memaksimalkan hasil. Menurut penelitian, para petani yang menanam singkong dengan cara  biasa akan mendapatkan hasil panen 20 ton per hektar, sedangkan petani yang menerapkan pola seperti ini hasil panen bisa mencapai 100 ton per hektar dalam waktu 11 bulan setelah tanam.
  5. Proses penanaman. Batang yang sudah dipotong ditanam sedalam 5 cm pada dua sisi pinggir gundukan sehingga dalam satu gundukan terdapat 2 baris tanaman, dengan jarak 125 cm antar tanaman, lakukan penanaman dengan pola silang bukan saling berhadapan antar barisnya, sehingga meskipun jarak tanam tidak begitu lebar, sinar matahari tetap bisa masuk
  6. Proses pemupukan. Pemupukan dilakukan saat tanaman berumur 15 hari setelah tanam, akan tetapi lakukan terlebih dahulu penyortiran tunas yang tumbuh pada batang, jika tunas yang muncul lebih dari 2, sortir dan sisakan 2 tunas yang terbaik. Buat lubang dengan jarak 15 cm dari pangkal batang, masukkan pupuk pada lubang sebanyak 1 sendok teh. Pemupukan ke 2 dilakukan saat usia tanaman 3 bulan setelah tanam dan dibarengi dengan pembersihan rumput/gulma yang ada disekitarnya. Buat lubang dengan jarak 20 cm dari pangkal batang, masukkan pupuk pada lubang sebanyak 2 sendok teh.Pemupukan ke 3 atau pemupukan tahap akhir dilakukan saat usia tanaman 6 bulan setelah tanam. Buat 2 buah lubang dengan jarak 20 cm dari pangkal batang, masukkan pupuk pada lubang sebanyak 3 sendok teh.
  7. Pemanenan dilakukan saat usia tanaman 11-12 bulan setelah tanam, karena pada usia tersebut singkong sudah memiliki tekstur yang baik untuk diolah

 

Demikian penjelasan cara menanam singkong agar hasil maksimal, semoga bermanfaat untuk anda semua.

Untuk membeli bibit, benih, pupuk, pestisida, dan perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi Sentratani.com

 

Artikel Terkait

Cara Menanam Singkong Salam rekan pembaca sekalian, apa kabar? Baik, kali ini Kampus Tani akan cerita sebuah "testimoni dari petani singkong", Cerita ini disampaikan ...