Mangga Chokanan (Mangifera sp) merupakan varietas mangga unggulan yang berasal dari Thailand yang mampu berbuah 2-3 kali dalam setahun dan memiliki rasa semanis madu.

Mangga chokanan ini memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan mangga jenis lainnya, diantara keunggulannya tersebut adalah mangga chokanan ini tidak mengenal musim dalam berbuah bahkan dapat berbuah hingga 2-3 kali dalam setahun, tingkat kemanisan mangga ini tidak perlu diragukan lagi bahkan dikatakan mirip dengan rasa manisnya madu.

Selain itu produktivitas mangga ini juga sangat tinggi, dari 1 pohon mangga Chokanan mampu menghasilkan buah sekitar 60-120 kg dalam setahun, sehingga mangga chokanan ini disebut sebagai miracle mango atau mangga ajaib.

Tanaman mangga chokanan ini mampu hidup di dataran rendah dengan tanah yang gembur dan ketersediaan air yang cukup. Disamping itu perhatikan pula agar tanaman mangga ini mendapatkan sinar matahari serta asupan nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dengan optimal.

Buah Mangga Chokanan akan mulai terlihat pada tahun ketiga sejak masa penanaman dan mampu berbuah sampai 3 kali dalam setahun jika dirawat dengan baik.

Jika anda tertarik untuk membudidayakannya, silakan simak penjelasan mengenai Cara Menanam Mangga Chokanan Agar Cepat Berbuah berikut ini.

PERSIAPAN BIBIT

Untuk menunjang keberhasilan budidayanya, pilihlah bibit berkualitas unggul, sehat, pertumbuhannya baik dan terbebas dari serangan hama serta penyakit.

Dalam budidaya tanaman mangga chokanan sebaiknya pilihlah bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, okulasi, sambung pucuk/grafting dan sebagainya, karena perbanyakan secara generatif atau dari biji memiliki beberapa kekurangan seperti pohon tumbuh tinggi, waktu berbuah yang lama dan tidak jarang sifat tanaman menyimpang dari induknya.

Maka dari itu agar tanaman mangga chokanan yang ditanam lebih cepat berbuah, gunakanlah bibit tanaman dari hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, sambung pucuk/grafting, okulasi dan sebagainya.

Bibit tanaman mangga saat ini sangat mudah di dapatkan di toko-toko bibit tanaman di sekitar anda, bibit mangga hasil perbanyakan secara vegetatif biasanya ditanam dalam polybag-polybag kecil siap tanam.

PERSIAPAN LUBANG TANAM

Buat lubang tanam untuk penanaman bibit mangga chokanan dengan ukuran panjang 40 cm, lebar 40 cm dan kedalamannya 40 cm. Pisahkan tanah galian bagian atas (top soil) dengan tanah galian bagian dalam. Istirahatkan lubang tanam selama 2-3 hari dalam keadaan terbuka dan biarkan terkena sinar matahari secara langsung.

Campurkan tanah galian bagian dalam dengan pupuk kandang yang telah matang/melalui proses fermentasi atau bisa juga menggunakan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1, tambahkan pula 1 genggam pupuk TSP kemudian aduk hingga merata.

TAHAP PENANAMAN

Masukkan media tanam hingga setengah lubang, kemudian masukkan bibit beserta polybagnya, letakkan bibit tepat di tengah lubang tanam, usahakan tegak lurus dan tidak miring.

Buka polybagnya dengan hati-hati agar media tanam di dalamnya tidak pecah. Agar tanah dalam polybag tidak mudah pecah dapat disiasati dengan tidak menyiramnya selama 2 hari sebelum penanaman. Timbun menggunakan tanah galian sisanya hingga penuh atau sejajar dengan permukaan tanah pada polybag, padatkan perlahan hingga bibit erat tertanam dan tidak goyah.

Buat gundukan di sekitar pangkal batang agar nantinya saat musim hujan tanaman tidak terendam air.

Selanjutnya siram dengan air secukupnya, penyiraman dilakukan sedikit demi sedikit agar meresap dan merata ke bagian dalam media tanam.

Untuk penyiraman berikutnya lakukan sebanyak 1-2 kali sehari atau menyesuaikan dengan kondisi lahan dan tanaman.

Bersihkan lahan sekitar tanaman dari gulma atau rumput liar dimana gulma ini ikut merebut dalam penyerapan unsur hara dari dalam tanah dan juga gulma juga dapat menjadi tanaman inang atau sarang dari beberapa hama.

Setelah 2 minggu dari penanaman, perlu dilakukan pemupukan susulan pertama. Pemupukan ini menggunakan pupuk NPK setengah gelas plastik air mineral. Cara aplikasi pupuk tersebut adalah dengan membuat alur melingkar dengan jarak 40 cm dari pangkal tanaman, kemudian taburkan pupuk secara merata mengikuti alur dan tutup kembali. Pemupukan susulan ke 2 dilakukan 2 bulan dari pemupukan pertama dengan jenis dan dosis pupuk yang sama.

Pada umumnya tanaman mangga chokanan akan berbuah setelah umur 2 tahun sejak penanaman, jika perawatan dilakukan dengan baik.

Demikian ulasan mengenai cara menanam mangga chokanan agar cepat berbuah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman mangga ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube saipul annuar,sp