Kubis memiliki bentuk yang unik, bulat, namun tidak bulat sempurna, serta ada pula kubis dengan bentuk yang sedikit gepeng. Berdasarkan proses pertumbuhannya, mulanya kubis tumbuh seperti tanaman pada umumnya, dimana daunnya tumbuh dengan normal. Ketika sudah mulai dewasa, daun-daun tersebut akan melengkung dan tumbuh merapat. Warna kubis juga beragam. Ada kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), dan kubis dengan warna ungu kemerahan (forma rubra).

Diketahui bahwa kubis memiliki beragam kandungan gizi yang baik untuk kesehatan tubuh, seperti vitamin, mineral, dan sejumlah senyawa baik. Vitamin C adalah vitamin dengan kadar tertinggi selain A,B, dan E yang terkandung di dalam kubis. Hal inilah yang membuat kubis menjadi senjata ampuh untuk mencegah skorbut atau sariawan akut.

Untuk kandungan mineralnya, kubis memiliki zat besi, natrium, fosfor, kalium, dan kalsium. Meski demikian, kubis tidak baik jika terlalu banyak dikonsumsi oleh Anda yang memiliki permasalahan dengan lambung. Hal ini dikarenakan oleh kandungan senyawanya yang dapat merangsang peningkatan gas di lambung, yang kemudian mengakibatkan perut kembung.

Jika Anda tertarik untuk menanamnya, berikut ini adalah cara menanam kubis di polybag yang dapat Anda ikuti.

SYARAT TUMBUH TANAMAN KUBIS

Bagi Anda yang memang berminat untuk menanam kubis, jangan lupa untuk mencari informasi mengenai syarat tumbuh dari tanaman kubis ini terlebih dahulu. Informasi ini berguna untuk menuntun Anda dalam mencari lahan atau lingkungan yang tepat untuk menanam kubis.

  • Suhu rendah berkisar antara 15 hingga 20 derajat Celcius
  • Jenis tanah: lempung berpasir dan liat berpasir.
  • Kondisi tanah: gembur, subur, kaya unsur hara
  • Keasaman atau pH tanah: 5,5 sampai 6,5
  • Ketinggian wilayah tanam mulai dari 400 mdpl
  • Curah hujan 80%
  • Iklim tropis
  • Pengairan atau drainase cukup baik

PERSIAPAN MEDIA TANAM

Beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum menanam kubis adalah media tanamnya, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu disiapkan.

  • Tanah gembur dan kaya nutrisi
  • Pupuk kandang
  • Polybag yang sudah diberi lubang di bagian bawahnya
  • Air secukupnya
  • Cetok

PERSIAPAN BENIH

Jika media tanam Anda sudah siap, jangan lupa untuk menyiapkan benih atau biji kubis yang ingin ditanam. Anda bisa mendapatkan di toko bibit tanaman terdekat atau dari petani lokal. Sebelum membeli, Anda harus menentukan terlebih dahulu jenis kubis yang ingin Anda budidayakan. Ingat, kubis tidak hanya terdiri dari satu jenis saja.

Berdasarkan warnanya, ada jenis kubis putih (forma alba), kubis hijau (forma viridis), dan kubis dengan warna ungu kemerahan (forma rubra). Sedangkan berdasarkan bentuknya, terdapat kubis krop, kubis daun, kubis umbi, kubis tunas, dan kubis bunga. Ragam jenis ini tentunya memiliki sifat dan manfaat yang sedikit berbeda satu sama lainnya meskipun tidak terlalu signifikan.

Kubis yang banyak ditanam secara komersil adalah kubis putih dan kubis bunga. Jika Anda sudah mendapatkan benih atau biji kubis yang Anda inginkan maka lakukanlah tahapan berikut ini untuk mendapatkan benih yang berkualitas.

  • Rendamlah benih di air panas dengan suhu 55 derajat Celcius selama 15 sampai 30 menit.
  • Buanglah biji-biji yang mengambang dan ambillah biji-biji yang tenggelam.
  • Lakukanlah perendaman sekali lagi dengan air biasa selama 12 jam.
  • Angkatlah biji-biji tersebut saat teksturnya terlihat agak pecah.
  • Biji atau benih kubis siap untuk disemai.

PENYEMAIAN BENIH KUBIS

Berikut ini adalah cara menanam kubis dalam tahap penyemaian bibit:

  • Campurlah tanah gembur yang kaya dengan nutrisi dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.
  • Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam polybag yang telah disiapkan.
  • Buatlah sedikit lubang di bagian tengah tanah.
  • Masukkan biji kubis, maksimal dua biji di masing-masing polybag.
  • Tutuplah dengan campuran tanah yang tersisa.
  • Padatkan tanah dengan perlahan.
  • Siram tempat penyemaian dengan air secukupnya.
  • Letakkan di tempat yang teduh atau yang tidak terkena sinar matahari langsung.
  • Pantaulah perkembangan benih kubis.
  • Benih sudah siap tanam saat berumur 3 sampai 4 minggu dengan jumlah daun sekitar 4 -5 daun

Jika Anda menggunakan tempat tanam selain polybag, misalnya seperti kotak kayu atau semacamnya, Anda bisa menebar lebih dari satu benih. Namun, jangan lupa memberi sedikit jarak tanam antara benih satu dengan benih lainnya. Hal ini dilakukan guna mengoptimalkan pertumbuhan bibit satu dengan yang lain.

TAHAP PENANAMAN

Dalam menanam kubis, Anda perlu menentukan media tanam yang ingin Anda gunakan. Anda bisa langsung menanamnya dengan lahan tanah secara langsung. Atau, Anda juga bisa menanam kubis dengan media polybag. Adapun untuk cara menanam kubis dengan menggunakan polybag, alat dan bahannya adalah sebagai berikut.

  • Tanah gembur yang kaya unsur hara
  • Pupuk kandang
  • Cetok
  • Air secukupnya
  • Polybag berukuran besar yang sudah dilubangi di bagian bawahnya
  • Bibit kubis yang sudah tumbuh daun sebanyak empat sampai lima helai.

Setelah alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam sudah tersedia, maka langkah selanjutnya adalah menanam bibit kubis

  • Campurkan tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1
  • Penuhi polybag yang sudah Anda siapkan dengan campuran tanah tersebut
  • Lubangi bagian tengah dari tanah tersebut
  • Ambillah bibit kubis yang sudah bertumbuh daun dari media tanam sebelumnya secara perlahan
  • Pastikan akar bibit kubis tidak lecet atau putus
  • Tanam bibit di media tanam yang baru (tepat di bagian yang sudah dilubangi)
  • Tutup akar dengan tanah atau pastikan bagian yang tertutupi oleh tanah berkisar tiga sampai lima centimeter
  • Padatkan secara perlahan
  • Siram dengan air secukupnya
  • Letakkan polybag di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung

PEMELIHARAAN KUBIS

Untuk mendapatkan kubis yang berkualitas, perlu dilakukan pemeliharaan atau perawatan tanaman yang intensif. Berikut adalah tips merawat tanaman kubis agar tumbuh dengan sehat.

  • Lokasi tanam

Untuk tahap awal menanam bibit kubis, lokasi tanam menjadi penting. Disarankan untuk meletakkan bibit di tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari secara langsung guna mendukung penyesuaian tanaman ini. Setelah lima hari sejak penanaman, barulah Anda boleh meletakkan tanaman ini di lokasi yang terkena intensitas matahari cukup.

  • Penyiraman

Siramlah bibit kubis secara berkala, yaitu dua kali sehari tepatnya saat pagi dan sore hari.

  • Pemupukan

Pemupukan tidak hanya dilakukan saat melakukan proses tanam saja. Pemberian pupuk juga perlu dilakukan di usia 28 hari dengan menambahkan urea serta KCL.

  • Penyiangan

Penyiangan atau pemberantasan gulma perlu dilakukan untuk mengoptimalkan penyerapan zat hara dan nutrisi oleh tanaman dari dalam tanah. Oleh karena itu perlu untuk mengawasi pertumbuhan gulma yang ada di sekitar tanaman kubis dan mencabutnya agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman kubis. Lakukanlah penyiangan saat umur tanaman kubis sekitar dua sampai empat minggu.

  • Pembubunan Tanah

Pembumbunan atau penggemburan tanah, perlu dilakukan saat tanaman kubis menginjak usia dua sampai empat minggu. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki sirkulasi udara dalam tanah.

Tutuplah krop dengan daun-daun di bawahnya. Hal ini bisa Anda lakukan jika menginginkan warna krop yang lebih pucat. Krop dengan warna pucat biasanya lebih tinggi peminatnya dibandingkan warna krop yang lebih gelap.

PROSES PANEN KUBIS

Usia panen kubis yang baik biasanya berkisar 81 hingga 105 hari. Jangan sampai Anda terlambat untuk memanen kubis mengingat kropnya semakin mudah retak sehingga mudah membusuk. Oleh karena itu, segeralah kenali tanda-tanda kubis yang sudah siap panen, seperti berikut ini.

  • Pinggir daun tanaman bagian atas telah melengkung keluar.
  • Warna daun terluarnya sedikit keunguan.
  • Krop bagian dalamnya sudah lebih padat
  • Pastikan tidak ada bagian kubis yang busuk, seperti busuk lunak dan busuk hitam

Jika syarat-syarat tersebut sudah dipenuhi maka lakukanlah panen kubis. Untuk memanen kubis dapat Anda lakukan dengan cara berikut.

  • Petiklah kubis dengan pisau yang tajam dan bersih
  • Potonglah di bagian pangkal batang kubis
  • Petiklah kubis dengan teratur dan dimulai dari kubis yang sehat, dilanjutkan dengan kubis yang terinfeksi patogen (kurang baik)
  • Hindari kubis yang sudah dipanen dari sinar matahari langsung
  • Pilahlah daun kubis yang kurang sehat dan pisahkan dari krop
  • Simpanlah kubis di tempat yang lembab
  • Kubis dengan kadar air yang rendah dapat bertahan hingga 12 bulan, sedangkan kubis dengan kadar air yang tinggi dapat disimpan sekitar 4 sampai 6 bulan.

Demikian ulasan mengenai cara menanam kubis di polybag yang bisa anda praktekkan, semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli bibit kubis ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Sumber : Channel Youtube Tips Pendidikan

Artikel Terkait

Budidaya Cabe Rawit Di Dalam Polybag Cabai merupakan adalah satu komoditas tanaman hortikultura yang berpengaruh cukup besar dalam perekonomian Indonesia terutama pengaruhnya terhadap ter...
Cara Budidaya Semangka Semangka merupakan salah satu jenis buah yang banyak disukai oleh masyarakat di kawasan tropis. Hal ini karena semangka memiliki karakter sebagai buah...
Budidaya Bunga Kenanga Kenanga (Cananga odorata) adalah nama bagi sejenis bunga dan pohon yang menghasilkannya. Ada dua forma kenanga, yaitu macrophylla, yang dikenal sebaga...
Budidaya Tomat Di Dalam Polybag Tomat atau nama ilmiahnya Solanum lycopersicum merupakan buah yang serbaguna, bisa dimakan langsung atau dibuat jus, juga bisa dijadikan bahan sayuran...
Keuntungan Budidaya Jagung Manis Selama ini banyak orang yang ragu untuk melakukan budidaya jagung manis. Hal ini karena menanam jagung manis, memiliki resiko yang lebih tinggi daripa...
Budidaya Kembang Kol Kembang kol adalah tanaman yang mudah untuk dibudidayakan Silahkan anda menyimak ulasan mengenai cara budidaya tanaman kembang kol yang ada di bawah i...
Cara Menanam Bawang Merah “TUK-TUK” Teknolologi pembijian bawang merah telah banyak dikembangkan oleh para ahli dalam negeri.. Selain itu, teknologi budidaya bawang merah di tingkat peta...
Budidaya Oyong/Gambas Oyong atau disebut juga gambas Tanaman ini termasuk dalam famili Cucurbitaceae, berasal dari India, namun telah beradaptasi dengan baik di Asia Tengga...