Jambu Kristal atau Jambu Biji Kristal (Psidium guajava) pengembangannya di Indonesia mulai diperkenalkan oleh IPB (Institut Pertanian Bogor). Jambu biji kristal sebetulnya tidak benar-benar tanpa biji, jumlah bijinya kurang dari 3% bagian buah, sepintas jambu biji kristal hampir tidak berbiji.

Buah jambu biji kristal ini memiliki keunggulan daging buahnya yang tebal, berwarna putih dengan tekstur yang renyah. Buah jambu kristal berbentuk bulat yang tidak beraturan dengan ada benjolan-benjolan seluruh bagian buahnya. Buah jambu kristal memiliki ukuran yang cukup besar dan memiliki rasa yang manis renyah dan terasa gurih di lidah.

Jika sebelumnya telah kita ulas mengenai Cara Menanam Jambu Kristal dalam Pot, pada artikel kali ini akan kita ulas mengenai Cara Menanam Jambu Kristal yang ditanam langsung pada lahan, berikut ini penjelasan selengkapnya.

PERSIAPAN BIBIT

Untuk menunjang keberhasilan budidayanya, pilihlah bibit berkualitas unggul, sehat, pertumbuhannya baik dan terbebas dari serangan hama serta penyakit.

Dalam budidaya tanaman jambu kristal sebaiknya pilihlah bibit hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, okulasi, sambung pucuk/grafting dan sebagainya, karena perbanyakan secara generatif atau dari biji memiliki beberapa kekurangan seperti pohon tumbuh tinggi dan waktu berbuah yang lama.

Maka dari itu agar tanaman jambu kristal yang ditanam lebih cepat berbuah, gunakanlah bibit tanaman dari hasil perbanyakan vegetatif seperti cangkok, sambung pucuk/grafting, okulasi dan sebagainya.

Bibit tanaman jambu kristal saat ini sangat mudah di dapatkan baik di toko-toko di sekitar anda atau di toko pertanian online seperti SentraTani.com

Di toko-toko pertanian, bibit jambu kristal hasil perbanyakan secara vegetatif biasanya ditanam dalam polybag-polybag kecil siap tanam.

PERSIAPAN LUBANG TANAM

Buat lubang tanam untuk penanaman bibit jambu kristal dengan ukuran panjang 40 cm dan lebar juga 40 cm dan kedalamannya 40 cm, istirahatkan lubang tanam selama 2-3 hari dalam keadaan terbuka dan biarkan terkena sinar matahari secara langsung.

Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang yang telah matang/melalui proses fermentasi atau bisa juga menggunakan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1, tambahkan pula 1 genggam pupuk TSP kemudian aduk hingga merata.

TAHAP PENANAMAN

Masukkan media tanam hingga setengah lubang, kemudian masukkan bibit beserta polybagnya, letakkan bibit tepat di tengah lubang tanam, usahakan tegak lurus dan tidak miring.

Buka polybagnya dengan hati-hati agar media tanam di dalamnya tidak pecah, kemudian masukkan tanah galian sisanya hingga penuh atau sejajar dengan permukaan tanah pada polybag, padatkan perlahan hingga bibit erat tertanam dan tidak goyah.

Buat gundukan di sekitar pangkal batang agar nantinya saat musim hujan tanaman tidak terendam air.

Selanjutnya siram dengan air secukupnya, penyiraman dilakukan sedikit demi sedikit agar meresap dan merata ke bagian dalam media tanam.

Untuk penyiraman berikutnya lakukan sebanyak 1-2 kali sehari atau menyesuaikan dengan kondisi tanaman.

Bersihkan lahan sekitar tanaman dari gulma atau rumput liar dimana gulma ini ikut merebut dalam penyerapan unsur hara dari dalam tanah dan juga gulma juga dapat menjadi tanaman inang atau sarang dari beberapa hama.

Pada umumnya tanaman jambu kristal akan berbuah setelah umur 2 tahun, namun dengan bibit hasil cangkokan bisa cepat berbuah saat umur 6 bulan. Buah jambu bisa dipanen saat jambu sudah berwarna putih kekuning-kuningan.

Demikian ulasan mengenai cara menanam jambu kristal agar cepat berbuah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman jambu kristal ataupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube saipul annuar,sp