Cara Menanam Jahe Gajah di Polybag

Tanaman jahe memiliki beberapa jenis yaitu jahe merah, jahe emprit dan jahe gajah. Dari ketiga jenis jahe ini, jahe gajah merupakan salah satu jenis yang populer karena memiliki ukuran yang lebih besar dan juga memiliki kualitas yang unggul.

Tanaman jahe gajah memiliki bentuk rimpang yang lebih besar dan gendut apabila dibandingkan dengan jahe emprit dan jahe merah.

Dan pada kesempatan kali ini, hanya akan kita ulas mengenai cara menanam salah satunya yaitu jahe gajah.

Menanam jahe gajah selain dapat ditanam di lahan juga dapat ditanam dalam polybag yang tentunya dapat menghasilkan rimpang jahe yang tidak kalah dengan penanaman di lahan.

Untuk mengetahui bagaimana Cara Menanam Jahe Gajah di Polybag, berikut ini kami ulas penjelasannya secara lengkap.

TAHAP PERSIAPAN BIBIT

Hal penting yang harus dilakukan sebelum memulai menanam jahe gajah adalah memilih bibit berkualitas unggul. Bibit unggul memiliki daya tumbuh yang tinggi serta ketahanan yang baik terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga keberhasilan budidayanya lebih tinggi.

Bibit tanaman jahe gajah yang digunakan adalah rimpang dari jahe gajah tersebut. Rimpang jahe yang sudah siap untuk dijadikan bibit adalah rimpang jahe gajah yang sudah tua dan dipanen pada usia 12 bulan atau lebih. Pilihlah yang berwarna cerah, sehat, mulus, tidak ada cacat dan ukurannya besar.

Potong-potong rimpang jahe sesuai ruasnya (setiap ruas memiliki 2-3 bakal mata tunas). Jemur di bawah terik matahari selama 2 jam untuk menghilangkan getahnya. Selanjutnya rendam benih dalam larutan insektisida selama 1 jam.

TAHAP PENYEMAIAN

Untuk menunjang keberhasilan budidayanya selain bibit yang berkualitas tentunya perlu adanya teknik penyemaian untuk mendapatkan bibit tanaman yang bagus, di samping itu dengan proses penyemaian terlebih dahulu akan diperoleh keseragaman tanaman dan pertumbuhan tanaman yang kompak dan seragam.

Tahap penyemaian atau penunasan diawali dengan menyiapkan media semai dan wadah persemaian.

Media semai yang digunakan adalah berupa arang sekam, sedangkan wadah persemaiannya adalah baki persemaian, pot atau wadah sejenisnya dengan syarat memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman tidak tergenang di dalamnya. Masukkan media semai ke dalam wadah tersebut kemudian siram hingga lembab.

Tanam rimpang jahe pada media yang telah disiapkan, berikan jarak dan jangan terlalu rapat kemudian tutup menggunakan media yang sama tipis saja dan diikuti dengan penyiraman.

Proses penyemaian ini dilakukan selama 10 hari hingga tubuh tunasnya.

MEDIA TANAM DAN POLYBAG

Komposisi media tanam yang digunakan berupa tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, campurkan dengan mengaduknya hingga merata.

Sedangkan polybag yang digunakan yaitu polybag besar dengan ukuran minimal 40 cm × 50 cm memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya untuk mengalirkan kelebihan air siraman.

Masukkan media pada polybag, siram media dalam polybag hingga basah merata.

TAHAP PENANAMAN

Setelah bibit jahe dan media tanam siap, buatlah lubang tanam pada polybag. Cabut perlahan dan hati-hati bibit jahe dari persemaian agar tidak merusak perakaran. Tanam bibit pada lubang tanam yang telah dibuat sebelumnya, sedikit padatkan agar bibit erat tertanam dan tidak mudah goyah, kemudian siram hingga merata.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Jahe Gajah di Polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli benih/bibit jahe ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.