Salah satu bumbu utama masakan masyarakat Indonesia adalah bawang putih sehingga bawang putih tersebut harus selalu tersedia di dapur. Memang saat ini di warung-warung terdekat dan para penjual sayur banyak yang menyediakan bawang putih, namun akan lebih menyenangkan dan menghemat pengeluaran untuk belanja sayuran jika kita dapat menanam bawang putih sendiri.

Dapat menanam bawang putih sendiri bukanlah hal yang mustahil karena bawang putih selain dapat ditanam di lahan persawahan juga dapat ditanam di polybag yang diletakkan di pekarangan sekitar rumah anda. Selain itu cara menanamnya pun mudah, sehingga anda dapat melakukannya sendiri.

Untuk penjelasan selengkapnya mari simak ulasan Cara Menanam Bawang Putih dalam Polybag berikut ini.

PERSIAPAN BIBIT

Siapkan bibit bawang putih berupa umbinya. Bibit bawang putih ini bisa menggunakan bawang putih yang tersedia di dapur untuk memasak, pilih umbi yang bagus, tidak lecet dan besar. Potong 1/3 bagian ujung lancip untuk mempercepat pertumbuhannya.

TAHAP PERSEMAIAN

Sebelum ditanam umbi bawang putih disemai terlebih dahulu agar nantinya dapat dipilih bibit yang pertumbuhannya baik saja yang ditanam pada polybag sehingga persentase keberhasilannya lebih tinggi.

Tahap persemaian umbi bawang putih diawali dengan mempersiapkan media semai terlebih dahulu. Komposisi media semai yang digunakan adalah berupa tanah humus/tanah bagian permukaan dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, aduk dan campurkan hingga merata.

Perlu di ingat di sini kita menggunakan pupuk kandang yang telah matang atau telah melalui proses fermentasi, bukan kotoran hewan. Ciri-ciri pupuk kandang yang telah matang adalah teksturnya gembur, tidak lengket dan tidak berbau.

Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah seperti baki persemaian, polybag kecil atau sejenisnya, syaratnya wadah persemaian ini memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman tidak menggenang di dalamnya, kemudian siram media semai hingga merata.

Tanam umbi bawang putih pada polybag dengan menancapkan setengah bagiannya saja, dengan bagian yang terpotong berada di atas. Kemudian siram cukup sampai lembab saja, karena tanaman bawang putih tidak menyukai media yang terlalu basah apalagi becek.

Letakkan polybag persemaian di tempat teduh yang terhindar dari sinar matahari secara langsung.

Setelah berumur 14 hari sejak penyemaian, bibit sudah memiliki beberapa daun dan tumbuh akarnya.

Lakukan perawatan dengan menyiramnya secara 2-3 hari sekali atau saat media terlihat kering.

Setelah bibit bawang putih berumur 1,5 bulan dari penyemaian, bibit sudah dapat dipindah tanam pada polybag yang lebih besar.

TAHAP PENANAMAN

Siapkan media tanam berupa tanah humus dan pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 1:1, aduk dan campurkan hingga merata, masukkan ke dalam polybag kemudian siram hingga merata.

Cabut bibit bawang putih dari persemaian dengan hati-hati, tanam bibit pada polybag, kemudian ikuti dengan penyiraman.

TAHAP PERAWATAN

Siram tanaman bawang putih 3-5 hari sekali atau saat media terlihat kering, penyiraman dilakukan secukupnya saja hingga media lembab, karena bawang putih tidak menyukai media yang terlalu basah apalagi sampai becek.

Jika telah terlihat pertumbuhan, letakkan tanaman di tempat yang mendapat sinar matahari langsung.

Pemupukan dilakukan 1 bulan sekali dan cukup menggunakan pupuk kandang saja.

Untuk menghindari datangnya hama, semprot tanaman menggunakan pestisida nabati agar lebih sehat untuk dikonsumsi. Penyemprotan dilakukan 5 hari sekali atau jika musim hujan penyemprotan dilakukan 2 kali dalam satu minggu.

Demikian ulasan mengenai Cara Menanam Bawang Putih dalam Polybag, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit bawang putih ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi : Channel Youtube Bertani Buah