Cara Memperbanyak Bibit Jahe

Untuk menanam jahe dari nol atau pemula, langkah awal yang harus dipenuhi adalah mempersiapkan bibitnya, baik itu bibit dari penangkar bibit, dari petani pembudidaya ataupun bibit dari jahe yang dibeli dari pasar.

Nah untuk menanam jahe kembali atau untuk menambah tanaman yang sudah ada, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya lagi dengan membeli bibit sebagaimana budidaya awal, namun bibit jahe dapat diperoleh atau diperbanyak dari tanaman jahe yang sudah ada yaitu dengan cara memisahkan sebagian tanaman jahe dari rumpun tanaman budidaya sebelumnya untuk dijadikan bibit. Dengan demikian biaya dalam proses budidayanya dapat ditekan.

Untuk mengetahui cara memperbanyak bibit jahe, silakan simak penjelasannya berikut ini.

Sebagaimana telah dijelaskan diatas bahwa untuk memperbanyak bibit tanaman jahe bisa diperoleh dengan cara memisahkan sebagian tanaman jahe dari rumpun untuk dijadikan bibit. Namun dalam pengambilan bibit tersebut harus dilakukan dengan benar agar bibit yang diambil dapat tumbuh dengan baik dan begitu juga rumpun yang diambil sebagian tanamannya juga tidak terganggu pertumbuhannya.

Yang perlu diperhatikan dalam hal ini adalah bahwa rumpun yang akan diambil bibitnya haruslah sudah berusia kurang lebih 4-5 bulan, karena pada usia ini rumpun tanaman jahe yang dirawat dengan benar sudah memiliki tanaman yang banyak dalam satu rumpunnya.

Caranya yaitu terlebih dahulu bersihkan sebagian media tanam pada pangkal tanaman agar rimpang serta perakaran tanaman jahe terlihat jelas sehingga mudah untuk melakukan pemisahan.

Lakukan pemisahan sebagian rimpang tanaman dengan cara mencongkelnya secara hati-hati agar tidak merusak rimpang jahe serta perakarannya. Setelah itu rapikan kembali media tanam pada rumpun yang diambil bibitnya tersebut agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Setelah bibit diperoleh, pisahkan bibit tersebut berdasarkan rimpangnya baik itu 1 tunas/tanaman pada setiap rimpangnya atau 2 tunas/tanaman, namun lebih disarankan agar melakukan pemotongan dengan 2 tunas atau tanaman dalam satu rimpang, tujuannya adalah sebagai cadangan apabila pada saat penanaman nantinya salah salah satu bibit terserang hama, masih ada satu lagi untuk dipelihara.

Sebelum bibit ditanam, terlebih dahulu pangkas pucuk/batang bagian atas dan sisakan sepanjang 1 jengkal dari pangkal batang. Tujuan pemangkasan ini adalah agar nutrisi yang diserap oleh akar tanaman terfokus pada pertumbuhan tunas baru, sehingga nantinya saat ditanam, tunas-tunas baru akan lebih cepat tumbuh. Dengan demikian pertumbuhan dan perkembangan bibit jahe akan lebih cepat.

Sedangkan jika bibit tersebut tidak dilakukan pemangkasan, saat bibit ditanam akan layu terlebih dahulu dalam waktu yang lama dan akan tumbuh lagi saat nutrisinya terpenuhi sehingga bibit membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan berkembang.

Demikian ulasan mengenai Cara Memperbanyak Bibit Jahe, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk Anda.

Untuk membeli bibit jahe ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Travel Destinations

Bacaan Terkait