Pupuk kalsium sangat berperan penting bagi tanaman, diantaranya adalah membantu proses metabolisme tanaman, sehingga ia bisa menyerap nutrisi dengan baik, membantu perkembangan sel tanaman, memperkuat sel tanaman sehingga tak mudah sakit, merangsang enzim dan hormon pertumbuhan tanaman, membuat tanaman lebih kebal terhadap stress dan panas, meningkatkan kualitas buah yang dihasilkan tanaman buah, meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi tanaman dan sebagainya.

Pupuk kalsium atau kalsium nitrat banyak dijual di toko-toko pertanian dengan harga berkisar antara 20-25 ribu per kilogramnya, akan tetapi jika anda sulit untuk mendapatkannya, pupuk kalsium dapat dibuat sendiri yang tentunya memiliki manfaat yang sama dengan kalsium nitrat dan dengan harga yang lebih murah sebagai pupuk kalsium alternatif.

Akan tetapi manfaat penggunaan atau efeknya akan lebih cepat terlihat jika menggunakan pupuk kalsium nitrat jika dibandingkan dengan pupuk kalsium cair yang akan kita bahas cara pembuatannya.

Untuk mengetahui Cara Membuat Pupuk Kalsium Cair, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

BAHAN DAN ALAT

  • Dolomit atau kapur pertanian
  • Air bersih
  • Timbangan
  • Ember

PROSES PEMBUATAN

Proses pembuatan pupuk kalsium cair ini cukup mudah dilakukan, yaitu hanya mencampurkan kapur dolomit dengan air.

Meskipun demikian takaran dolomit dan air dalam pembuatannya harus tepat, karena jika sampai berlebihan justru akan menimbulkan efek yang tidak baik bagi tanah dan tanaman.

Takaran yang tepat dalam pembuatan pupuk kalsium cair ini adalah 1 ons kapur dolomit untuk dilarutkan ke dalam 10 liter air.

Campurkan kapur dolomit dan air bersih sesuai takaran yang tertera di atas di dalam ember, kemudian aduk hingga benar-benar larut, dan setelah larut pupuk kalsium cair siap untuk digunakan.

Akan tetapi untuk hasil yang lebih baik, terlebih dahulu diamkan selama 24 jam sebelum pupuk kalsium cair tersebut digunakan.

CARA DAN DOSIS APLIKASI

Dosis aplikasi pupuk kalsium cair untuk tanaman hortikultura adalah 200-250 cc per tanaman, sedangkan untuk tanaman bunga dosisnya yaitu 500 cc -1 liter per tanaman.

Cara aplikasinya adalah dengan cara mengocorkan atau menyiramkannya pada media tanam di sekitar pangkal tanaman.

Demikian ulasan mengenai Cara Membuat Pupuk Kalsium Cair sebagai pupuk kalsium alternatif, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli berbagai jenis pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi: Channel Youtube Anak Petani