Bawang merah (Allium cepa L. var. aggregatum) adalah salah satu bumbu masakan yang banyak digunakan dalam masakan sehari-hari. Hal ini dapat dilihat dari permintaan bawang merah di pasaran yang masih tinggi. Dengan melihat peluang ini tentunya akan sangat menguntungkan bagi para petani pembudidayanya.

Budidaya bawang merah ini selain dapat dilakukan dalam skala besar seperti di lahan persawahan yang luas, juga dapat dilakukan dalam skala kecil untuk kebutuhan dapur keluarga, karena bawang merah ini juga dapat ditanam dalam pot yang bisa diletakkan di pekarangan sekitar rumah.

Menanam bawang merah sendiri bukanlah hal yang mustahil, karena budidaya bawang merah ini cukup mudah dilakukan, sehingga meskipun masih pemula anda dapat melakukannya sendiri. Untuk penjelasan selengkapnya mari simak ulasan mengenai cara Budidaya Bawang Merah dalam Pot berikut ini.

PERSIAPAN BIBIT

Siapkan bibit bawang merah berupa umbinya, pilih umbi yang bagus, tidak lecet dan besar. Potong bagian ujung lancip untuk mempercepat pertumbuhannya, setelah dipotong diamkan selama 1 jam hingga getahnya kering.

Untuk menunjang keberhasilan budidaya bawang merah ini, gunakanlah bibit bawang merah berkualitas unggul, karena bibit yang berkualitas unggul memiliki daya tumbuh yang tinggi dan ketahanan yang baik terhadap serangan hama penyakit. Bibit bawang merah unggul saat ini cukup mudah untuk diperoleh di toko-toko pertanian seperti di SentraTani.com.

TAHAP PERSEMAIAN

Sebelum ditanam umbi bawang merah disemai terlebih dahulu agar nantinya dapat dipilih bibit yang pertumbuhannya baik saja yang ditanam pada pot sehingga persentase keberhasilannya lebih tinggi.

Tahap persemaian umbi bawang merah diawali dengan mempersiapkan media semai terlebih dahulu. Komposisi media semai yang digunakan adalah berupa tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, aduk dan campurkan hingga merata. Masukkan media semai tersebut ke dalam wadah seperti baki persemaian atau sejenisnya, syaratnya wadah persemaian ini memiliki lubang-lubang kecil di bawahnya agar air siraman tidak menggenang di dalamnya, kemudian siram media semai hingga merata.

Tanam umbi bawang merah dengan menancapkan setengah bagiannya saja, susun berjajar dan jangan terlalu rapat. Letakkan persemaian di tempat teduh yang terhindar dari sinar matahari secara langsung.

Setelah berumur 10 hari sejak penyemaian, bibit sudah memiliki beberapa daun dan tumbuh akarnya, dan saat itu pula bibit sudah siap dipindah tanam pada pot.

TAHAP PENANAMAN

Siapkan media tanam berupa tanah, kompos/pupuk kandang yang telah matang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1, aduk dan campurkan hingga merata, masukkan ke dalam pot  kemudian siram hingga merata.

Cabut bibit bawang merah dari persemaian dengan hati-hati, tanam bibit pada pot, setiap satu pot diisi dengan satu bibit bawang merah, jika pot itu berukuran kecil, kemudian ikuti dengan penyiraman.

Demikian ulasan mengenai cara Budidaya Bawang Merah dalam Pot, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit bawang merah ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.