Pemupukan pada tanaman terbagi menjadi 2 fase. Pembagian ini didasarkan pada pertumbuhan tanaman itu sendiri yaitu fase vegetatif atau pertumbuhan dan fase generatif yaitu fase pembungaan/pembuahan.

Dari kedua fase pertumbuhan tanaman tersebut, unsur hara yang dibutuhkan juga berbeda

Pada fase vegetatif, tanaman membutuhkan pupuk dengan hara N yang lebih tinggi dibandingkan P dan K. Sedangkan pada fase generatif tanaman membutuhkan unsur hara P dan K yang lebih tinggi dibandingkan unsur hara N.

Begitu juga fase pemupukan pada tanaman paprika yang ditanam pada polybag, akan tetapi pada artikel kali ini Kampus Tani tidak akan membahas kedua fase pemupukan tersebut, melainkan hanya pemupukan pada fase generatif saja.

Untuk mengetahui cara Pemupukan Tanaman Paprika Fase Generatif meliputi waktu pemupukan, jenis pupuk, dosis dan cara aplikasinya, silakan simak penjelasannya pada artikel berikut ini.

WAKTU PEMUPUKAN

Pemupukan pada fase generatif tanaman paprika yang ditanam pada polybag dilakukan pada saat tanaman paprika tersebut berusia 36 hari setelah penanaman. Pada usia ini tanaman paprika sudah mulai tumbuh bakal bunga.

JENIS PUPUK

  1.   Pupuk NPK 12:12:17 yang berarti kandungan kalium pada pupuk tersebut lebih tinggi yaitu 17%.
  2.   Pupuk KNO3 Putih Dengan kandungan Nitrogen (N) dari Nitrat (NO3) 15% dan Kalium (K2O) 45%.

Kedua jenis pupuk tersebut memiliki kandungan kalium (K) yang tinggi yang berfungsi untuk mencegah kerontokan bunga dan buah. Selain itu kalium juga berfungsi untuk merangsang perakaran baru untuk tumbuh, membantu penyerapan air dan unsur hara tanah, menguatkan batang tanaman, meningkatkan kualitas buah, serta membantu dalam dalam pembentukan karbohidrat dan protein pada tanaman.

DOSIS DAN CARA APLIKASI

Pemupukan fase generatif pada tanaman paprika yang ditanam pada polybag dilakukan dengan cara dikocorkan atau disiramkan di sekitar perakaran tanaman, maka dari itu dosis pupuk yang digunakan berdasarkan berapa banyak air yang digunakan untuk mengencerkannya.

Dosis pupuk NPK 12:12:17 adalah 4 sendok makan per 10 liter air, sedangkan dosis pupuk KNO3 Putih adalah 3 sendok makan per 10 liter air.

Setelah semua bahan siap campurkan dengan air sesuai dosis kemudian aduk hingga benar-benar larut.

Sebelum pupuk diaplikasikan, gemburkan terlebih dahulu permukaan media tanam pada polybag agar lebih mudah meresap ke dalam media sehingga lebih mudah diserap oleh perakaran tanaman.

Kocorkan larutan pupuk tersebut di sekitar perakaran tanaman dengan dosis 400 ml per tanaman atau sekitar 2 gelas.

Demikian ulasan mengenai cara Pemupukan Tanaman Paprika Fase Generatif, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli benih paprika, pupuk ataupun perlengkapan pertanian lainnya, silakan kunjungi SentraTani.com.

Referensi: Channel Youtube INFO RAGAM PERTANIAN