Jambu bol (Syzygium Malaccense) atau jambu kepal, jambu dersono, jambu jamaika, jambu merah, adalah pohon buah kerabat jambu-jambuan. Buah jambu ini memiliki tekstur daging yang lebih lembut dan lebih padat dibandingkan dengan jambu air.

Pohon jambu bol berukuran sedang dan dapat mencapai tinggi sekitar 15 meter, memiliki cabang yang rendah serta memiliki tajuk yang rimbun padat hingga membulat. Daunnya tunggal terletak berhadapan. Jambu bol merupakan buah buni dengan bentuk bulat hingga menjorong dengan garis tengah 5cm-8cm, merah tua, kuning keunguan, atau keputihan. Daging buahnya padat dengan ketebalan sekitar 0,5 cm hingga 2,5 cm berwarna putih dengan banyak mengandung sari buah dan memiliki wangi yang khas, rasanya asam manis hingga manis. Dalam buah terdapat biji bulat berwarna kecoklatan berukuran besar.

Perbanyakan tanaman jambu bol dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu generatif atau perbanyakan dari biji dan perbanyakan secara vegetatif yaitu perbanyakan selain menggunakan biji diantaranya yaitu cangkok, grafting, okulasi, stek dan sebagainya.

Bibit hasil perbanyakan tanaman buah jambu bol secara generatif atau melalui biji biasanya digunakan untuk batang bawah atau root stock dalam perbanyakan tanaman secara vegetatif seperti grafting, okulasi, sambung sisip dan sebagainya, karena jika langsung ditanam tanpa perlakuan tersebut, memiliki beberapa kekurangan, diantaranya tanaman tumbuh tinggi, kualitas buah menyimpang dari induknya, dan untuk berbuah memerlukan waktu yang relatif lama.

Untuk itu pada artikel kali ini KampusTani akan mengulas mengenai perbanyakan/pembibitan secara vegetatif yaitu Cara Stek Batang Jambu Bol berikut ini :

ALAT DAN BAHAN

  • Batang jambu bol
  • Gunting potong
  • Cutter/pisau
  • Natur stek/perangsang akar
  • Air untuk menyiram
  • Media tanam, tanah dan sekam padi
  • Polybag

Siapkan batang yang akan dijadikan stek, pilih batang dari tanaman yang berkualitas unggul, produktivitasnya baik, sehat dan bebas dari serangan hama dan penyakit.

Pilih batang yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, dan tidak sedang tumbuh tunas muda atau pupus ( cabang dorman ) potong dari pohon induknya.

Potong-potong batang jambu bol dengan panjang kira-kira 20-30 cm, pangkas pula ranting dan daun-daunnya.

Kupas kulit pangkal batang jambu bol yang akan di stek melingkar sepanjang 1 cm, sayat pangkal batang di atas batang yang dikupas sepanjang 4-5 cm, buat 3-4 sayatan disesuaikan dengan besar batang, kemudian rendam dalam air.

Aplikasikan larutan nature stek pada pangkal batang yang telah disayat sebelumnya. Nature stek yang akan kita gunakan disini berbentuk cair dan serbuk. Cara pengaplikasiannya adalah dengan mencampurkan keduanya dan diaduk hingga menjadi pasta.

Selanjutnya oleskan pada pangkal batang hingga merata, diamkan 10-15 menit agar larutan nature stek tersebut meresap pada batang stek.

Siapkan media tanam stek yaitu tanah yang subur dan arang sekam dengan perbandingan 1:1, campurkan hingga merata.

Masukkan media tanam tersebut kedalam polybag, kemudian siram secukupnya hingga media tanam dalam polybag benar-benar basah.

Tanam batang stek jambu bol hingga seluruh bagian pangkal batang yang disayat dan diolesi nature stek tertutup media tanam.

Letakkan bibit stek pada tempat yang teduh atau tidak terkena sinar matahari dan hujan secara langsung.

Penyiraman dilakukan manakala media tanam dalam polybag terlihat kering.

Setelah 3-4 minggu dari penyetekan biasanya batang stek sudah muncul tunas baru.

Demikian ulasan mengenai Cara Stek Batang Jambu Bol, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit jambu maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Bertani Buah