cara semai benih sengon1. Sebelum kita cambahkan harap dipastikan polybag sudah siap, 

  • kita membutuhkan polybag banyak, 1kg benih sengon akan membutuhkan sekitar 25.000 polybag.
  • Polybag ukuran 10 x 15 cm. Media tanam berupa ;
    – Tanah + Pupuk Kandang + Sekam Bakar (1:1:1), atau
    – Tanah + Pupuk Kandang + Pasir (1:1:1),
  • Selain itu kita tidak akan semaikan 1 kg sekali semai, kita harus berhitung kemampuan tenaga kita untuk memindahkan ke polybag, misalnya 50 gram dulu, 50 gram benih sengon membutuhkan sekitar 1.200 polybag. Kalau kita tidak mampu memindahkan ke 1.200 polybag dalam 1-2 hari maka kita turunkan ke angka 25 gram, yaitu sekitar 600 polybag.
    (selain langsung semai ke dalam polybag bisa juga semai di bedengan, sehingga tidak perlu berhitung kesiapan polybag, tetapi harus hati-hati dalam mencabut dari bedengan, kami tidak akan bahas cara itu di sini, karena kami sendiri memakai cara langsung ke polybag)
  • Nanti setelah kecambah ditanam di polybag harus disiram setiap pagi, pastikan sudah siap persediaan air untuk menyirami setiap pagi

2. Pagi hari (misalnya hari senin jam 7 pagi), Benih direndam di air panas selama 5-10 menit
3. Kemudian tambah air dingin, rendam 12 jam,
4. Sore hari, senin jam 7 malam, benih yang mengambang silakan dibuang
5. Setelah yang mengambang dibuang, silakan tiriskan / buang airnya
6. Pindah ke bakul, tutup dengan kain basah, biarkan selama 36 jam
7. Rabu pagi siap dipindah ke polybag
8. Sebelum memindah ke polybag, polybag disiram cairan NPK secukupnya, (1 sendok makan NPK dilarutkan ke 2 ltr air; cairan siap dipakai)
9. Pada permukaan tanah polybag berikan lubang sedikit untuk menaruh kecambah, bisa pakai bolpoin atau kayu kecil.
10. Kecambah taruh di lubang polybag yang sudah disiapkan,
11. Taburkan tanah lembut (debu) sedikit saja untuk menutupi kecambah
12. Berikan jerami sedikit di atas deretan polybag
13. Setelah 3 hari jeraminya singkirkan.
14. Melindungi bibit dengan paranet juga direkomendasikan (opsional), untuk melindungi bibit dari pancaran sinar matahari langsung dan hujan.

Catatan:
1. Cara di atas adalah cara yang dipakai di tempat kami, sebagai acuan buat yang belum pernah mencoba menyemaikan benih sengon sendiri.
2. sebenarnya masih banyak cara alternatif lain.
3. Jika anda sudah punya cara anda sendiri, silakan pakai cara anda dan silakan abaikan tutorial ini.

Artikel Terkait

Budidaya Wortel Wortel (Daucus carota L) berasal dari Asia Tengah yang kemudian tersebar ke berbagai wilayah di seluruh dunia, termasuk famili Umbelliferae. Tanaman i...
Budidaya Daun Bawang Bawang daun yang banyak dibudidayakan di Indonesia ada tiga macam, yaitu: Bawang prei atau leek (Allium porum L.), tidak berumbi dan mempunyai daun y...
Cara Menanam Buah Melon Dalam Pot Menanam melon dalam pot sering disebut dengan tabulampot melon atau tanaman buah melon dalam pot. Banyak dari pemula mengeluhkan jika budidaya melon d...
Budidaya Mentimun Pada Lahan Sawah Mentimun (Cucumis Sativus L) adalah sayuran buah yang memiliki kandungan mineral dan vitamin cukup tinggi. Disamping untuk memenuhi kebutuhan pasar se...
Budidaya Kembang Kol Kembang kol adalah tanaman yang mudah untuk dibudidayakan Silahkan anda menyimak ulasan mengenai cara budidaya tanaman kembang kol yang ada di bawah i...
Faktor Penyebab Kegagalan Dalam Budidaya Bawang Me... Dalam budidaya tanaman tentu tidak lepas dari faktor penyebab kegagalan seperti serangan hama dan penyakit, minimnya informasi dan pengetahuan, serta ...
Jenis Kelengkeng Menurut Tempat Tumbuhnya Sebelum memutuskan untuk menanam kelengkeng, ada hal penting yang harus diperhatikan yaitu mengetahui jenis dan karakter pohon kelengkeng tersebut, se...
Cara Menanam Buncis Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah sayuran yang termasuk famili Leguminosae. Tanaman buncis cocok dibudidayakan dan berproduksi baik pada dataran m...