Tanaman hias pucuk merah (Syzygium oleana) adalah jenis tanaman perdu yang saat ini cukup populer di kalangan masyarakat.

Jika diperhatikan sekilas, tanaman ini mirip dengan tanaman cengkeh. Keindahan tanaman ini terdapat pada ujung daun mudanya yang berwarna oranye dan merah yang membuatnya dikenal sebagai tanaman pucuk merah. Daun muda yang berwarna merah biasanya akan menyembul di sela-sela daun yang hijau di sekitarnya yang membuatnya seperti bunga diantara dedaunan.

Tanaman hias pucuk merah masuk dalam klasifikasi famili yang sama dengan tanaman cengkeh. Jika diperhatikan dengan seksama, tajuk dan daunnya pun sangat menyerupai tanaman cengkeh.

Untuk memperbanyak atau melakukan pembibitan tanaman hias pucuk merah ini dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu generatif atau dari biji dan vegetatif/selain biji.

Perbanyakan tanaman hias pucuk merah ini jika diperbanyak melalui biji pertumbuhan tanaman ini akan berlangsung lebih lama jika dibandingkan dengan perbanyakan tanaman secara vegetatif seperti cangkok.

Maka dari itu pada artikel kali ini akan kita ulas mengenai perbanyakan/pembibitan tanaman ini melalui cangkok, untuk penjelasan selengkapnya mari simak Cara Mencangkok Tanaman Hias Pucuk Merah berikut ini :

ALAT DAN BAHAN

  • Tanaman induk yang akan dicangkok
  • Pisau okulasi atau cutter untuk mengerat batang cangkok
  • Moss atau cocopeat untuk media cangkok
  • 1 butir bawang merah
  • Air 1 gelas kecil
  • Plastik dan tali untuk membungkus cangkok

PERSIAPAN MEDIA CANGKOK

Siapkan moss secukupnya, buat larutan bawang merah dengan cara menggeprek bawang merah hingga hancur dan campurkan dengan 1 gelas air. Rendam mos tersebut ke dalam larutan bawang merah selama kurang lebih 30-60 menit.

PEMILIHAN POHON INDUKAN

Pilih tanaman hias pucuk merah yang akan dijadikan indukan untuk dicangkok, pilih pohon induk yang pertumbuhannya baik, bebas dari serangan hama dan penyakit

Pilih cabang tanaman hias pucuk merah yang masih muda agar mudah dikupas kulitnya karena jika cabang yang sudah tua akan sulit untuk dikupas kulitnya, usahakan yang tegak lurus.

TAHAP PENCANGKOKAN

  • Usahakan waktu pencangkokan dilakukan pada sore hari
  • Buat 2 keratan melingkar dengan jarak 2-3 cm pada batang yang telah dipilih, kemudian kupas kulit batang pohon di antara keratan tersebut.
  • Kerik bagian yang dikupas kulitnya hingga kambium atau lendirnya benar-benar bersih dan kering.
  • Siapkan media untuk mencangkok berupa moss yang sudah direndam sekitar 30-60 menit, moss berasal dari akar paku-pakuan atau kadaka. Jenis tumbuhan tersebut melekat di batang pohon besar di hutan. Keunggulan moss yaitu daya mengikat dan menyimpan air sangat baik, aerasi dan drainase udara baik, tidak cepat lapuk, mengandung unsur hara yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman, rongga udara banyak sehingga akar dapat tumbuh dan berkembang dengan leluasa. Moss banyak tersedia di toko-toko pertanian, jika tidak ada bisa juga menggunakan cocopeat untuk menggantikan moss.
  • Peras moss sebelum digunakan
  • Balutkan moss tersebut pada batang yang akan dicangkok yang telah dikerat dan dikupas sebelumnya, balut menggunakan plastik, rapikan dan ditata sedemikian rupa hingga rapat, kemudian ikat erat dan rapat menggunakan tali. Plastik tidak perlu dilubangi agar kelembaban media tetap terjaga sehingga cangkokan tidak perlu disiram, setelah cangkokan berusia 1,5 bulan biasanya sudah tumbuh banyak akar dan siap turun cangkok dan ditanam baik pada lahan atau pada pot.
  • Untuk mendapatkan bibit cangkok yang lebih banyak dalam satu tanaman induk dapat dilakukan beberapa cangkokan.

Demikian ulasan mengenai Cara Mencangkok Tanaman Hias Pucuk Merah, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat untuk anda.

Untuk membeli bibit tanaman hias maupun perlengkapan pertanian lainnya silakan kunjungi SentraTani.com

Referensi : Channel Youtube Rumah bibit