Mimpi, Komitmen, Fokus dan tidak Menyerah
Empat kata kunci inilah yang sangat dipegang oleh seorang Adi Pramudya. Petani muda yang dalam sebulan berhasil meraih penghasilan hingga ratusan juta rupiah ini, tentu membuat banyak orang terkesima. Betapa tidak, dari usaha yang dianggap sepele oleh banyak orang, dirinya justru mampu mengubahnya menjadi sebuah ladang uang yang cukup berlimpah.

Adi Pramudya
Inspirasinya untuk terjun ke dunia pertanian, dimulai ketika melihat sebidang lahan kosong yang terhampar di kawasan Bogor. Inspirasi ini muncul, setelah Adi mendengar serta melihat sendiri betapa menggiurkannya bisnis pertanian. Dimana dari kisah seorang petani lengkuas yang berhasil meraih keuntungan 400% setiap kali panen.
Atas kisah ini, Adi Pramudya yang sebelumnya sudah beberapa kali mengalami kegagalan bisnis pun segera tergiur. Dengan modal awal 40 juta rupiah, digunakannya untuk menanami lahan seluas 1 hektar di kawasan Bogor dengan tanaman lengkuas. Pilihan ini diambil, karena potensi tanaman lengkuas di pasaran masih cukup menjanjikan.
Dari modal awal yang ditanamkannya, Adi Pramudya berhasil mendapatkan pendapatan mencapai 90 juta pada saat panen perdananya. Tentu saja, keuntungan ini cukup menggiurkan karena mampu mencapai lebih dari 100 % dari total modal yang dikucurkan.
Mengapa Pertanian?
Banyak orang yang berpikir, mengapa masih ada generasi muda seperti Adi Pramudya yang mau berkutat di bidang yang dianggap kurang bergengsi tersebut. Salah satu alasan dari pemuda asal Pati, Jawa Tengah ini adalah bahwa Indonesia masih memiliki lahan yang sangat luas dan belum dimanfaatkan secara optimal.
Selain itu, sektor pertanian belum banyak dikembangkan secara intensif. Sehingga potensi persaingan di sektor tersebut masih sangat sedikit. Apalagi, jenis pertanian untuk rempah-rempah, masih belum banyak yang mengembangkannya dengan sistem yang intensif.
Padahal potensi untuk mengembangkan sektor pertanian demikian luas terbuka. Selain masih terbatasnya pelaku usaha pertanian yang mengembangkan secara intensif, luasnya lahan yang masih bisa dikelola juga menjadi salah satu potensi dan keunggulan yang harus dimanfaatkan.

Bagi Adi, dalam menjalankan usaha, seseorang harus berani untuk bersikap fokus. Artinya, jangan mudah untuk berganti-ganti usaha hanya karena usaha yang dijalankan belum mampu memberikan hasil yang diharapkan. Karena dengan berganti-ganti usaha, akan membuat seseorang memulai usaha dari awal lagi. Dan hal ini menjadikan waktu yang ada terbuang sia-sia.
Dan dari hasil usahanya yang fokus di bidang pertanian, kini Adi Pramudya berhasil mengembangkan usaha budidaya rempah-rempah. Ada tiga jenis tanaman yang dikembangkannya, yaitu Lengkuas, Kunyit dan Kencur. Setiap jenis tanaman, bisa menghasilkan 35 hingga 40 ton, dan memberikan penghasilan mencapai 300 juta setiap panen tiba.

Fakta ini menunjukkan bahwa, sektor pertanian tidak kalah menjanjikan dibandingkan dengan pekerjaan lain yang dianggap lebih bergengsi. Seperti pegawai bank, guru, atau juga pekerja di sektor kesehatan. Mengingat, hasil pertanian tidak akan pernah berhenti untuk mendapatkan permintaan dari konsumen sepanjang masa. Sehingga, selama manusia itu ada, maka sektor pertanian akan tetap mampu memberikan pendapatan yang menjanjikan.

Artikel Terkait

Untungnya Budidaya Pisang Bagi masyarakat Indonesia, budidaya pisang bukan lagi hal asing. Hal ini karena tanaman pisang merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah dijumpai ...
Cara Menanam Kangkung Hidroponik Bagi mereka yang mengetahui cara menanam kangkung hidroponik, tentu akan mendapatkan nilai keuntungan yang lebih besar. Hal ini karena di sebagian mas...
Budidaya Cabai Merah Cabai merah adalah salah satu komoditas sayuran yang memiliki banyak manfaat, bernilai ekonomi tinggi dan mempunyai prospek pasar yang cerah. selain d...
Potensi Budidaya Cabe Cabe merupakan salah satu komoditi yang cukup akrab bagi masyarakat Indonesia.  Itulah mengapa, banyak orang yang tertarik untuk melakukan budidaya ca...
Manisnya Budidaya Pepaya Siapa bilang budidaya Pepaya tidak mampu memberikan keuntungan berlimpah? Salah seorang petani pepaya di Probolingo, Jawa Timur mampu meraup penghasil...
Budidaya Terong Belanda (Tamarillo) Tamarillo (Chypomandra Betaceasenat) atau terong belanda tergolong dalam buah-buahan daratan tinggi dan merupakan buah unggulan Kabupaten Tana Toraja,...
Budidaya Buah Tin Dalam Pot Indonesia adalah negara yang memiliki lahan subur, kekayaan hayati yang melimpah dan iklim yang mendukung berkembangnya sektor pertanian. Berbagai tan...
Budidaya Buah Apel Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel adalah salah satu jenis buah yang populer disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak...